Doa Untuk Orang Yang Pulang Haji

Posted: 10 Desember 2011 in Dzulhijjah, Haji, Umroh

doa pulang haji

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum. Ustadz, saya mau tanya, ada tidak ucapan untuk orang yang baru pulang haji?

Dari: Abu Hammam Pekalongan 08586922xxxx

Jawaban:

Sepanjang pengetahuan kami, tidak ada lafadz doa atau ucapan tertentu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk orang yang baru pulang haji, namun tidak mengapa seseorang mendoakan untuk mereka dengan doa-doa yang baik dan sesuai, seperti “Semoga Allah menerima amal shalihmu”, “Semoga Allah menjadikan hajimu sebagai haji yang mabrur” dan ucapan-ucapa doa sejenisnya yang tidak menngandung makna terlarang. Sebab ucapan selamat dan doa kebaikan merupakan sesuatu yang disyariatkan dalam ajaran Islam, baik di hari raya maupun selainnya.

Oleh karena itu, banyak beberapa dalil yang menunjukkan adanya ucapan selamat pada selain hari raya, seperti ucapan para sahabat kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Selamat untukmu atas apa yang diberikan oleh Allah kepadamu”. (Bukhari, no.3939 dan Muslim, no.1786), dan ucapan selamat dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam berserta para sahabat kepada Ka’ab bin Malik radhiallahu’anhu tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima taubatnya. (HR. Bukhari, no.4156 dan Muslim, no.2769)

Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di berkata, “Ucapan selamat dalam berbagai kesempatan dibangun di atas kaidah yang berharga, yaitu asal dalam masalah adalah adat, baik ucapan maupun perbuatan hukumnya adalah boleh. Tidak bisa diharamkan atau dibenci kecuali apabila mengandung hal yang dilarang oleh syariat atau mengandung kerusakan. Kaidah agung ini dibangun di atas Alquran dan sunah.

Sesungguhnya manusia tidaklah bermaksud ibadah dengan ucapan ini, namun hal itu merupakan adat sesama mereka dalam sebagian kesempatan. Hal ini tidak terlarang, bahkan menyimpan kemaslahatan sebab apabila kaum mukmin saling mendoakan antara sesama maka sejatinya hal itu akan menyebabkan mereka saling mencintai.

Dan adat-adat yang boleh apabila diringi dengan manfaat dan maslahat, maka bisa menjadikannya sebagai amalan yang dicintai oleh Allah sesuai dengan buah yang dihasilkannya.” Wallahu A’lam (Al-Fatawa As-Sa’diyyah, Hal. 487. Lihat pula risalah Wushul Amaani bi Ushuli Tahani oleh As-Suyuthi, Majalis ‘Asyri Dzilhijjah Abdullah al-Fauzan, Hal.111-114).

Sumber: abiubaidah.com

Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Materi terkait haji:

1. Salah Paham Tentang Haji Akbar.
2. Jika Wanita Haji Tanpa Mahram.
3. Membaca Talbiyah untuk Memulai Haji.
4. Mewakilkan Haji Untuk Kakek.

About these ads
Komentar
  1. Alejandro ferry mengatakan:

    Hadits Doa ketika pulang dari perjalanan menunaikan ibadah haji atau yang lainnya
    Posted on Oktober 12, 2010 by mromi

    عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عُمَرَ. قَالَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، إِذَا قَفَلَ مِنَ الْجُيُوْشِ أَوِ السَّرَايَا أَوِ الْحَجِّ أَوِ الْعُمْرَةِ، إِذَا أَوْفَى عَلَى ثَنِيَّةٍ أَوْ فَدْفَدٍ، كَبَّرَ ثَلاَثًا. ثُمَّ قَالَ “لاَ إِلهَ إِلاًَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ. لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ. صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ. وَنَصَرَ عَبْدَهُ. وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

    Hadits riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Bila Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam pulang dari peperangan ekspedisi, ibadah haji atau ibadah umrah lalu melewati jalan setapak atau tempat yang tinggi, beliau membaca takbir tiga kali dan berdoa: Tiada Tuhan melainkan Yang Esa tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami pulang, bertobat, mengabdi, bersujud, dan kami memuji kepada Tuhan kami. Allah telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sekutu musuh dengan sendiri-Nya

    عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ: أَقْبَلْنَا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، أَنَا وَأَبُوْ طَلْحَةَ، وَصَفِيَّةُ رَدِيْفَتْهُ عَلَى نَاقَتِهِ. حَتَّى إِذَا كُنَّا بِظَهْرِ الْمَدِيْنَةِ قَالَ: “آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ” فَلَمْ يَزَلْ يَقُوْلُ ذَلِكَ حَتَّى قَدَمْنَا الْمَدِيْنَةَ

    Hadits riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Kami pernah berangkat pulang bersama Rasulullah, Abu Thalhah dan Shafiah yang dibonceng di belakang unta beliau sampai ketika kami telah menjelang Madinah, beliau berdoa: Kami pulang, bertobat, mengabdi dan kami memuji kepada Tuhan kami. Beliau selalu membaca doa itu sampai kami tiba di Madinah.