Arsip untuk ‘Kisah, Ibroh, Siroh, Tokoh’ Kategori

Kemarin malam, saya berkunjung ke tempat teman, eks teman satu wisma dulu. Beliau dulunya dari fakultas teknik. Meskipun demikian, kesibukannya kini bukan di perusahaan, karena ia memilih untuk menyibukkan diri dengan menghafalkan Al-Qur’an. Bahkan, bukan hanya menghafalkan Al-Qur’an semata, tetapi beliau juga berazzam untuk mengambil sanad minimal satu dari 10 qiraat. Secara pribadi, saya paling [...]

Alhamdulillah berikut kami hadirkan rekaman kajian umum bersama Ustadz Fariq bin Gasim Anuz yang diselenggarakan di Masjid Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Yogjakarta pada hari ini Sabtu, 14 April 2012 Tema yang disampaikan ” Surat Surat Cinta “ (merujuk pada buku dengan judul yang sama buah pena ustadz fariq) Banyak sekali faedah yang disampaikan dalam [...]

Tahukah anda siapa itu Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani? Ya, semua orang tahu siapa itu Abdul Qadir Jailani. Mulai dari anak-anak kecil sampai orang-orang tua pun tahu tentang Abdul Qadir Jailani, sampai para tukang becak pun tahu akan siapa tokoh ini. Sampai-sampai jika ada orang yang bernama Abdul Qadir, maka orang akan mudah menghafal namanya disebabkan [...]

Pasien Terakhir Untuk kedua kalinya wanita itu pergi ke dokter Hanung, seorang dokter spesialis kulit dan kelamin di kota Bandung. Sore itu ia datang sambil membawa hasil laboraturium seperti yang diperintahkan dokter dua hari sebelumnya. Sudah beberapa Minggu dia mengeluh merasa sakit pada waktu buang air kecil (drysuria) serta mengeluarkan cairan yang berlebihan dari vagina [...]

Hari pertama sekolah di sebuah TK Surya Kencana yang diasuh oleh seorang Ibu guru yang berjiwa Atheis. Ibu Guru ini mulai memasuki kelas Nol 2. Ia mulai mengajar kepada anak-anak TK tersebut tentang Faham Atheisme (Faham Anti Tuhan). Ia mulai mengambil sebuah penghapus papan tulis dan berkata pada anak-anak TK di kelasnya;

Mari kita berpikir jernih. Mungkin luput dari pengamatan kita, betapa banyak orang yang menggolongkan kepada seseorang atau kelompok namun ternyata tidak selaras dengan pemikiran atau faham orang atau kelompok yang di ikuti, masih segar dalam ingatan kita, Imam Syafi’i berpendapat bahwa mengirim pahala kepada orang yang telah meninggal tidak akan sampai sama sekali. Namun anehnya [...]