Arsip untuk ‘Muslimah, Hijab’ Kategori

Penulis: Al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin Menjadi ibu rumah tangga atau bergelutnya wanita dalam lingkup domestik merupakan kemunduran adalah sekelumit citra yang kuat tertanam sebagai buah dari propaganda emansipasi. Dengan ini, para wanita pun terpacu untuk mengejar karir meski hanya untuk meraih simbol status. Padahal tanpa disadari, banyak hal yang mereka pertaruhkan di sini. Sudah [...]

Pertanyaan: (Untuk, red.) wanita yang sedang haid, apakah (dia, red.) boleh membaca Alquran dan memasuki masjid? Yanti (yanti**@***.com) Jawaban: Bismillah. Ulama berselisih pendapat tentang hukum wanita haid yang masuk masjid. Ada yang memperbolehkan dan ada yang melarang. Pendapat yang mendekati kebenaran adalah pendapat yang memperbolehkan wanita haid masuk masjid. Di antara dalilnya adalah:

Pertanyaan: Apakah dibolehkan membaca al-Quran tanpa berwudhu terlebih dahulu? Bagaimana hukum memegang dan membaca al-Quran bagi wanita yang sedang haid? Jawaban: Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita simak fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz berikut. “Menurut jumhur (mayoritas) ahli ilmu, tidak boleh bagi seorang muslim menyentuh mushaf (al-Quran) jika ia tidak berwudhu. Pendapat ini dikuatkan pula [...]

Zina adalah perbuatan yang terlarang dalam semua agama samawi. Karena hinanya dosa zina, Islam mengharamkan segala sebab yang bisa mengantarkan pada perbuatan zina. Salah satunya adalah pacaran. Penyakit akut yang telah menimpa remaja muslim saat ini. Wajar saja, jika saat ini banyak gadis SMA dan mahasiswi yang tidak perawan. Allahul musta’an Diluar pembahasan dosa zina, [...]

Ditulis oleh: Muhammad Wasitho, Lc Di antara prinsip akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan merupakan ijma’ mereka adalah meyakini bahwa surga dan neraka adalah makhluk yang Allah telah ciptakan dengan haq dan Dia menetapkan calon penghuni bagi keduanya. Allah jadikan Surga sebagai tempat tinggal abadi yang penuh dengan berbagai kenikmatan bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya, [...]

Alhamdulillah, kita hadirkan rekaman khutbah jum’at di Masjid Baitul Mu’thi Ngadiluwih dengan mengangkat tema Apakah cadar, jenggot, celana cingkrang adalah ciri2 teroris ? dan bagaimanakah sikap ahlus sunnah terhadap aksi2 terror. Disampaikan oleh Al Ustadz Syarifudin, Mudir Ma’had Al Qudwah Srikaton Kediri.

Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin ditanya: Bagaimana tentang keshahihan hadits (yang artinya): “Perkara halal yang paling dibenci Allah adalah perceraian.” Beliau rahimahullah menjawab: Hadits ini dha’if (lemah), karena tidak benar untuk kita katakan, walaupun dari sisi makna bahwa, “Perkara halal yang paling dibenci oleh Allah…”

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Munafiqun: 9) Penjelasan Mufradat Ayat