FATWA ULAMA TENTANG USAMAH BIN LADEN

Posted: 22 April 2009 in FIRQOH, Firqoh Jama'ah Takfir

FATWA AL ALLAMAH AL IMAM ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ; MUFTI AGUNG KERAJAAN SAUDI ARABIA YANG LALU

Penulis: AL ALLAMAH AL IMAM ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ

TENTANG USAMAH BIN LADEN
-FATWA PERTAMA:

Beliau berkata:

Sementara apa yang dilakukan pada masa kini oleh Muhammad Al Misari dan Sa’d Al Faqih serta yang serupa dengan keduanya dari aktivitas penyebaran seruan-seruan yang rusak dan sesat, maka hal itu tanpa diragukan lagi merupakan suatu bahaya yang besar dan mereka semua itu dalah penyeru-penyeru kejahatan dan pengrusakan yang besar.

Maka wajib (kepada seluruh umat) untuk waspada dari apa apa yang telah mereka sebarkan dan dengan segera memusnahkannya serta tidak bekerja sama dengan mereka dalam kegiatan apapun yang menyeru pada kerusakan,kejelekan,kebatilan dan fitnah. Karena Allah Azza wa jalla memerintahkan untuk berta’awun (bekerja sama) di atas kebajikan dan ketaqwaan. Bukan diatas kerusakan, kejahatan,dan penyebaran kedustaan, serta penyebaran seruan-seruan kebatilan yang bias menyebabkan perpecahan serta ketidak-stabilan keamanan atau yang lainnya.

Selebaran-selebaran tersebut yang telah disebarkan oleh Al Faqih dan Al Misari atau selain keduanya dari kalangan penyeru kebatilan dan kejahatan serta perpecahan, wajib untuk segera dimusnahkan dan tidak memberikan perhatian kepadanyasedikitpun sebagaimana wajib pula untuk membrikan nasehat dan pengarahan kepada mereka untuk kembali kepada Al-Haq,serta memperingatkan meraka dari kebatilan tersebut dan tidak boleh bagi seorangpun bertaawun dengan mereka dalam perkara kejelekan ini serta hendaknya mereka kembali kepada kebenarandan meninggalkan jauh-jauh kebatilan tersebut.

Maka untuk itu nasehatku untuk Al Misari,Al Faqih, dan Bin Laden serta semua pihak yang menempuh jalan (pemikiran) mereka ini agar segera meninggalkan cara-cara jelek tersebut.

Dan hendaknya bertaqwa kepada Allah serta waspada dari adzab-Nya dan kemarahan-Nya,sera kembali kepada kebenaran,Bertaubatkepada Allah dari semua apa yang telah lalu. Karena sesungguhnya Allah Azza wa jalla telah berjanji kepada hamba-hamba-Nya yang bertaubat untuk menerima tabat mereka, Sebagaimana Allah katakana dalam ayat-Nya:

“Wahai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah (karena) Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan Kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang adzab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)”. (Az-zumar:53-54)

“Bertaubatlah kamu sekalian wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung.” (An Nur:31)

FATWA KEDUA:

Al Imam Abdul Aziz bin Baz menyebutkan di dalam surat kabar Al Muslimun dan Asy Syarqul Ausath tanggal 9 jumadil Ula 1417 H, bahwa:

Usamah tergolong kelompok orang-orang perusak di muka bumi yang telah menempuh jalan kejahatan dan kejelekan serta keluar dari sikap ketaatan kepada waliyyul amr.

Disalin oleh Al Akh Eko Budi dari buku Mereka adalah teroris!! (edisi revisi) oleh Al ustadz Luqman bin Muhammad Baabduh.hal 268-269.

Iklan
Komentar
  1. Fahrul berkata:

    Assalamu ‘alaikum
    Ustadz saya kemarin mendapat gambar Raja Fahd berkalung salib di salafytobat.wordpress.com Mohon tanggapan ustadz ttg hal ini karena hal tsb menjadi fitnah di antara Thalibul Ilmi

    • abuyahya8211 berkata:

      wa’alaikumussalam wr wb

      wallohua’lam, tentang kebenarannya berita itu.
      hanya saja ana mau mengigatkan, hendaknya kita jangan mudah terprovokasi dengan informasi2 yang belum tentu kebenarannya& malah justru menimbulkan fitnah, sebelum kita benar2 tabayyun. terlebih lagi berita itu datangnya dari orang2 yang getol sekali permusuhannya terhadap MANHAJ SALAF. sebagaimana telah kita ketahui dari tulisan2nya baik yang di sebarkan melalui milis2 ataupun di blog-nya mereka sendiri.

      justru sebaliknya, yang kita ketahui Raja Fahd termasuk orang yang telah berjasa dengan tersebarnya dakwah yang mulia ini. dengan tidak menafikkan kekurangan2 beliau sebagai manusia biasa.

      sekali lagi, hindarkan kita terhadap fitnah2 seperti ini. sedikitpun tidak membawa mashlahat untuk kita sebagai tholibul ilmi. sebaliknya, sibukkan diri kita dengan hal2 yang bermanfaat, menuntut ilmu dari asatidzah yang bermanhaj salaf. demi keselamatan agama kita.
      wallohua’lam..