Akhlak Orang yang Sakit Terhadap Keluarga dan Saudaranya?

Posted: 18 April 2012 in Adab2 Islam; Bersin, Sakit, Bertetangga, Memandang, dll, Musibah & Cobaan

Wahai saudaraku yang sakit! Ingatlah bahwa keluargamu, saudara-saudaramu dan orang-orang yang mencintai tentu terpengaruh oleh keadaan dirimu. Mereka ikut merasakan musibah yang menimpamu, ikut merasa sakit seperti sakitmu. Maka dari itu engkau harus memperhatikan beberapa hal di hadapan mereka, yaitu:

1. Jangan membebani orang-orang di sekitarmu dengan sesuatu yang tidak mampu mereka lakukan, yang berat bagi mereka dan jangan menuntut hal-hal yang tidak bisa mereka wujudkan atau menggelisahkan. Sekalipun mereka mengasihi dan menyayangimu, tapi tidak seharusnya engkau mempergunakan keadaan ini sebagai sarana untuk membebani mereka.

2. Perlihatkan kepada keluarga dan orang-orang yang mencintaimu, bahwa engkau dalam keadaan baik-baik, kesehatanmu membaik dan ketabahanmu tinggi, agar mereka bisa tenang dan engkau bisa menghilangkan kekhawatiran dan kesedihan mereka.

3. Jika di antara saudara-saudaramu atau kerabatmu tidak bisa menjengukmu atau jarang menjengukmu, maka maklumilah dan janganlah hal itu menggelisahkan hatimu. Sebab boleh jadi di sana ada beberapa sebab, seperti:

– Tidak tahu keadaanmu.

– Lupa, dan setiap orang sangat memungkinkan untuk lupa.

– Sibuk dengan berbagai urusan yang sulit ditinggalkan.

– Dan masih banyak sebab-sebab lainnya.

Sumber: Hiburan Bagi Orang Sakit karya Abdullah bin Ali Al-Ju’aitsin (penerjemah: Kathur Suhadi), penerbit: Pustaka Al-Kautsar, cet. Kelima, November 1999. Halalaman 185-186.

http://yaaukhti.wordpress.com/2011/08/08/akhlak-orang-yang-sakit-terhadap-keluarga-dan-saudaranya/

Komentar ditutup.