Archive for the ‘Fitnah Takfir, Terorisme’ Category

Kajian bersama Ustadz Abu Abdul Muhsin Firanda MA dalam bahasan tema “Terorisme Dalam pandangan Islam” Diselenggarakan di Masjid Darul Ilmi, Kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta. semoga bermanfaat

Silahkan bagi yg masih menilai atau bahkan menuduh dakwah salafiyyah sebagai dakwah terorisme untuk menyimak kajian ini. semoga Allah Ta’ala membimbing kita diatas kebenaran. (by Abu Abdurrahman Fawwaz)

Iklan

debat“Yg ana sesalkan knp asatidz dr salafi tidak berani diskusi terbuka dg org yg mrk tuduh khowarij ?. Bukankah salaf kt yaitu ibnu abbas mencontohkan kpd kt yaitu, melakukan debat terbuka dg khowarij. Lah ? Ini mah nuduh dulu. Pas diajak mencontoh ibnu abas tdk berani. Pdhl ibnu abbas itu nyamperin khowarij lho ?. jd kl mau ikut salaf yg konsisten dong. Buku syubhat salafi, salah kaprah salafi, salafi penghianat salafusholeh dan bahaya penyimpangan neo murjiah sudah ada. Tp sampai detik ini tidak ada satupun asatidz dari salafi yg menantang debat terbuka atau bedah buku tsb didepan publik. Alasannya mrk berdalih ngapain debat dg ahli bidah ? Lah ? Bknnya khowarij itu ahli bidah ?. Knp bisa dan beraninya cm diblog atau dunia maya ?…siapa salaf yg kalian contoh ?”.

JAWABAN (lebih…)

Sungguh sebuah FITNAH BESAR yang yang dihembuskan oleh kaum yang membenci da’wah yang haq ini; semisal kaum syi’ah Rafidhoh; Asya’irah; Sufi dan yang lainnya; bahwasannya “konon” menurut lidah busuk mereka bahwa Assalafiyyun adalah kaum TAKFIRI;

Maka pada posting kali ini kami suguhkan kepada para pembaca; kami jelaskan bahwa Lidah busuk mereka itu berbisa dan bahwasannya ITU SEMUA DUSTA yang mesti mereka pertanggung jawabkan dihadapan Allah kelak di akhirat. Silahkan simaklah penjelasan dan aqidah kami dari para salafiyyun dalam masalah TAKFIR ini. (lebih…)

Oleh Rimbun Natamarga

Ciri-ciri Teroris di Sekitar Kita

Jika sebatas menebar rasa takut, setiap orang yang melakukan itu bisa dikata sebagai teroris. Namun, masalah bakal jadi rumit ketika menebar ketakutan itu atas nama agama. Mengatasnamakan Islam danjihad fi sabilillah untuk mengharap mati syahid, orang-orang atau pihak-pihak yang melakukan aksi-aksi terorisme di Indonesia 12 tahun belakangan ini tidak bisa sekedar disebut teroris.

Mereka lebih patut diistilahkan dengan Khawarij. Khawarij, kata Asy-Syahrastani dalam Al-Milal wa An-Nihal, adalah setiap orang yang menentang dan memberontak—apa pun caranya—kepada penguasa atau pemerintah yang kaum muslimin sepakat atas kepemimpinan dan kekuasaannya—baik itu pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib ataupun pada masa pemerintahan-pemerintahan setelahnya sampai hari Kiamat nanti. (lebih…)

وَمَن لَّـمْ يَحْكُم بـِمَا أَنزَلَ اللهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa yang diturunkan Alloh, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir”. (QS. al-Maidah [5]: 44)

Oleh : Ust. Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah خفظه الله

MUQODDIMAH

Sesungguhnya “Masalah Berhukum dengan selain hukum Alloh عزّوجلّ” termasuk masalah-masalah ilmiah yang sangat penting, banyak yang menulis masalah ini dalam risalah-risalah dan kitab-kitab (lebih…)

Indikasi yang dijadikan patokan dalam menghukumi suatu negeri itu Darul Islam dan Darul Kufur adalah nampaknya hukum-hukum Islam, yaitu amalan-amalan penduduk negeri dari syi’ar-syi’ar yang nampak seperti shalat lima waktu, shalat Jumat, dan shalat ‘Ied.

Hadits Anas bahwasanya dia berkata, adalah Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak menyerang daerah musuh ketika terbit fajar. Beliau menunggu suara adzan, jika beliau mendengar adzan maka beliau menahan diri, dan jika tidak mendengar adzan maka beliau menyerang. (HR. Bukhari : 610 Muslim : 1365). (lebih…)